Home » Viral » United Airlines Usir Paksa Penumpangnya

United Airlines Usir Paksa Penumpangnya

United Airlines Usir Paksa Penumpangnya, PojokDunia.Com – Pengusiran paksa penumpang United Airlines Aircraft oleh maskapai penerbangan di Bandara O’hare di Chicago, Amerika Serikat menjadi virus dan menjadi pembicaraan panas warga di media sosial.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Rabu, penumpang bernama David Dao. Seorang dokter berusia 69 tahun secara paksa diusir oleh petugas keamanan dan maskapai.

United Airlines Usir Paksa Penumpangnya ini
United Airlines Usir Paksa Penumpangnya ini

United Airlines Usir Paksa Penumpangnya

Protes yang dilakukan oleh penumpang lain diabaikan oleh petugas penerbangan. Pengusiran paksa dilakukan setelah permintaan maskapai bahwa empat penumpang secara sukarela menyerahkan kursi mereka kepada empat staf mereka yang juga akan terbang untuk tujuan yang sama.

Karena tidak ada respon, United Airlines membantu pihak berwenang bandara secara acak memilih penumpang untuk diusir dari pesawat. Tindakan yang diupload ke media sosial ini menuai kritik.

Penjelasan Dari Pihak Maskapai

Maskapai ini memberikan penjelasan untuk kebijakan tersebut. Namun sikap United Airlines tidak terlihat sebagai niat baik, meski dengan pemberian kompensasi.

Bahkan insinuasi pun semakin berat di media sosial. Slogan United Airlines, Fly The Friendly dinyatakan sebagai warganet untuk menjadi Board As a Doctor, Leave As a Patient.

Setelah Terjadi Insiden Seret Paksa, United Menawarkan Penumpang Rp 130 Juta

Akibat insiden penggerebekan penumpang dari sebuah pesawat yang menjadi virus. Maskapai penerbangan United Airlines mengatakan akan menawarkan kompensasi hingga US $ 10.000 atau lebih untuk Rp 130 juta kepada mereka yang bersedia kehilangan tempat duduk mereka.

United Airlines Usir Paksa Penumpangnya
United Airlines Usir Paksa Penumpangnya

Maskapai penerbangan AS, United Airlines, mengatakan pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 bahwa mereka akan menawarkan kompensasi atau kompensasi kepada penumpang yang secara sukarela menyerahkan kursi mereka dalam penerbangan yang padat.

Akibat insiden penggerebekan penumpang dari sebuah pesawat yang menjadi viral. Maskapai penerbangan United Airlines mengatakan akan menawarkan kompensasi hingga US $ 10.000 atau lebih untuk Rp 130 juta kepada mereka yang bersedia kehilangan tempat duduk mereka.

Dao kehilangan dua gigi depan dalam insiden tersebut oleh petugas keamanan bandara. Menurut pengacaranya, ia juga mengalami gegar otak dan menderita patah hidung, dan kemungkinan mengajukan tuntutan hukum terhadap United.

Selain langkah itu, United juga akan mengadopsi sebuah kebijakan tanpa pertanyaan yang diajukan atau tidak akan menanyakan tentang kehilangan permanen bagasi penumpang. United berjanji akan langsung membayar kompensasi sebesar US $ 1.500 atas hilangnya tas penumpang dan isinya mulai Juni 2017. .

Munoz, yang menjadi CEO United sejak tahun 2015, menghadapi panggilan untuk mundur setelah memposting komentar setelah kejadian Dao.

United Airlines mengumumkan pekan lalu bahwa Munoz, tidak akan menjadi kepala perusahaan tersebut lagi setelah menyelesaikan jabatannya pada 2018. Seperti yang dinyatakan dalam perjanjian kerja sebelumnya antara United dan Munoz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *